Archive for May 2007

Pengantar: Sambil bersilaturahmi dengan blogger di alam maya dan pegiat tarbiyah, seri Gema Tarbiyah akan mengulas beberapa situs yang berharga untuk dibaca. Jika anda memiliki situs untuk dakwah dan silaturahmi, silahkan kirim email ke tarbiyah@oasetarbiyah.com 

Situs-situs tarbiyah di alam maya ini bagaikan oase yang menyejukkan. Dunia internet yang dibuka oleh Barat telah memberika rahmat bagi semua manusia. Tidak terkecuali, pegiat tarbiyah menyemarakkan isi halaman web dengan sesuatu yang menyejukkan, memberikan wawasan dan menjalin silaturahmi.

Salah satu yang menarik perhatian saya adalah blogger yang menuliskan dirinya sebagai Tazkiatun Nafs. Bloger situs ini, Munawir Sadzali Razak, orang yang produktif dari Makasar.

Dia tidak hanya membuat satu blog tetapi beberapa blog seperti Mujahid Muda, Munawir dan seperti blogger lainnya Anda bisa juga membuat sebanyak mungkin blog gratis.

Kita bisa mengenali Allah SWT melalui dua jalan. Pertama dengan jalan Qauliyah, membaca ayat-ayatnya. Membaca dan memahami Al Quran merupakan bagian untuk mengenali lebih dekat Allah SWT.

Kedua dengan memahami ayat-ayat Qauniyah. Surat Ali Imran ayat 190 dengan indahnya menyebut pengenalan siang dan malam penciptaan langit dan bumi akan menjadi tanda-tanda bagi orang berakal adanya Allah SWT.

Apakah Anda pernah terpikir bahwa seorang ibu merupakan madrasah pertama yang menjadikan kita sekarang dalam keadaan baik? Pernahkah terpikir bertapa besarnya jasa seorang ibu membesarkan kita ? Sudahkah kita memberikan kebaikan kepada ibunda kita? Sudahkah kita berdoa hari ini untuk ibunda yang sudah wafat?

Ya betapa besarnya kasih sayang ibunda kepada kita semua. Namun sayang kita sering lupa. Kita kadang-kadang marah ditegur ibunda. Kita kesal kalau ibunda menanyakan sudahkah kita shalat? Sudahkah kita ngaji? Sudahkah kita berdoa sebelum makan? Sebelum tidur? Sebelum belajar ?

Kasih ibundatidak bisa dibalas dengan uang. Kasih sayang ibundag tidak pantas dibalas dengan muka cemberut, kesal dan marah? Apalagi ibunda dihardik. Itulah mengapa Al Quran dengan tegas melarang bahkan mengatakan”ah” (uffin). Teguran kepada kita untuk senantiasa sayang kepada ibunda. Dialah yang menumpahkan kasih sayang kepada kita,melindungi ketika dingin dan memeluk kita ketika kedinginan atau ketakutan.

Ibunda juga yang membesarkan hati kita tatkala kesedihan karena musibah dialami kita. Ibunda pula yang Rasulullah SAW suruh agar kita berbuat baik sebanyak mungkin. Rasulullah sampai berkata tiga kemudian barulah ayahanda. Ibunda tersayang itulah yang harus kita sapa, kita telepon, kita besarkan dan kita doakan.

Membuat prestasi yang tinggi, akan membahagiakan ibunda. Betapa syukur dan bahagianya ketika ibunda kita mendengar prestasi di sekolah, prestasi di kantor dan prestasi di dalam karir kita. Semuanya dibalas ibunda kita dengan doa, doa dan doa.